MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02

MEMERIKSA DOKUMEN SUMBER DAN DOKUMEN PENDUKUNG

 

A. Pengetahuan Yang Diperlukan Untuk Memeriksa Dokumen Sumber Dan Pendukung
Jurnal adalah media untuk mencatat transaksi. Alasan kenapa transaksi harus dicatat lewat jurnal, karena kemungkinan kesalahan akan lebih besar bila langsung dicatat ke perkiraan atau akun (account).

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02

Transaksi-transaksi yang terjadi dalam akuntansi contohnya adalah jual beli dan sewa menyewa, dan dari transaksi ini akan menghasilkan dokumen seperti nota, faktur, kwitansi, tiket atau bukti pembayaran lainnya. Dokumen bukti transaksi inilah yang akan digunakan sebagai dasar atau dokumen sumber dalam mencatat jurnal.

Bentuk Jurnal
Pada dasarnya jurnal dapat dibagi dua yaitu jurnal umum dan jurnal khusus. Jurnal khusus terdiri dari jurnal penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas, jurnal pembelian kredit dan jurnal penjualan kredit. Modul ini membahas jurnal umum. Dilihat dari sisi
bentuknya, jurnal umum dapat dibuat menjadi jurnal dua kolom dan jurnal empat kolom.

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
Cara pencatatan transaksi ke dalam jurnal umum dua kolom biasanya sebagai berikut:

 Kolom tanggal diisi dengan tanggal transaksi. Pada kolom yang lebih lebar diisi dengan nama bulan seperti Januari, Februari, Maret dan seterusnya. Tanggal diisikan pada kolom yang lebih kecil. Tahun biasanya ditulis pada baris paling atas dengan angka seperti 2006. Penulisan nama bulan tidak perlu per transaksi cukup satu kali untuk bulan yang bersangkutan, kecuali pindah halaman.
 Kolom keterangan diisi dengan nama perkiraan yang digunakan dalam transaksi. Perkiraan yang didebit ditulis pada baris atas. Perkiraan yang dikredit ditulis pada baris bawahnya dengan tulisan agak menjorok ke sebelah kanan. Penjelasan transaksi dicatat di bawah perkiraan.
 Kolom Ref diisi dengan nomer perkiraan sebagai tanda transaksi tersebut telah diposting (dibukukan ke perkiraan atau buku besar).
 Kolom Debit diisi dengan angka transaksi debit.
 Kolom Kredit diisi dengan angka transaksi kredit.
Jurnal empat kolom biasanya digunakan jika transaksi kas banyak terjadi. Pada jurnal empat kolom ini dibuat kolom kas yang terdiri dari debit dan kredit. Jika ada transaksi kas, angkanya langsung ditempatkan pada kolom kas, baik sebelah debit maupun kredit. Dengan cara ini penulisan perkiraan kas tidak diperlukan. Bentuk jurnal empat kolom tampak seperti berikut ini :

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
Pencatatan ke dalam jurnal umum empat kolom biasanya sebagai berikut:

 Kolom kas untuk mencatat transaksi yang berhubungan dengan kas, baik sebelah debit maupun kredit. Jika ada transaksi kas, angkanya tinggal dimasukkan pada kolom debit atau kredit.

 Kolom tanggal diisi dengan tanggal transaksi. Pada kolom yang lebih lebar diisi dengan nama bulan seperti Januari, Februari, Maret dan seterusnya. Tanggal diisikan pada kolom yang lebih kecil. Tahun biasanya ditulis pada baris paling atas dengan angka seperti 2006. Penulisan nama bulan tidak perlu per transaksi cukup satu kali untuk bulan yang bersangkutan, kecuali pindah halaman.
 Kolom keterangan diisi dengan nama perkiraan yang digunakan dalam transaksi. Perkiraan yang didebit ditulis pada baris atas. Perkiraan yang dikredit ditulis pada baris bawahnya, tulisannya tidak perlu agak menjorok ke sebelah kanan. Penjelasan transaksi dicatat di bawah perkiraan. Angka transaksi dicatat pada kolom serba-serbi di sebelah debit atau kredit
 Kolom Ref diisi dengan nomer perkiraan sebagai tanda transaksi tersebut telah diposting (dibukukan ke perkiraan atau buku besar). Pengisian kolom ini untuk perkiraan selain kas.

B. Keterampilan yang Diperlukan dalam Memeriksa Dokumen Sumber dan Dokumen Pendukung
1. Memeriksa kebenaran dan kelengkapan dokumen sumber dan dokumen pendukung
2. memeriksa otorisasi pihak yang berwenang dalam dokumen sumber
3. memeriksa ketepatan jumlah dalam dokumen sumber

C. Sikap Kerja
Harus bersikap secara:
1. Teliti dan cermat dalam memeriksa dokumen sumber dan dokumen pendukung
2. Taat asas dalam memeriksa dokumen sumber dan dokumen pendukung

 

MENCATAT DOKUMEN SUMBER KE DALAM JURNAL

A. Pengetahuan yang diperlukan dalam mencatat dokumen sumber ke dalam jurnal
Pedoman dalam menjurnal:

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02

 Untuk semua akun yang termasuk dalam kelompok akun hutang/ kewajiban, jika akun tersebut bertambah nilainya maka dimasukkan di sisi kredit, jika berkurang nilainya dimasukkan di dalam sisi debet.
 Untuk semua akun yang termasuk dalam kelompok akun modal, jika akun tersebut bertambah nilainya maka dimasukkan di sisi kredit, jika berkurang nilainya dimasukkan di dalam sisi debet.
 Untuk semua akun yang termasuk dalam kelompok akun pandapatan/ penjualan, jika akun tersebut bertambah nilainya maka dimasukkan di sisi kredit, jika berkurang nilainya dimasukkan di dalam sisi debet.
 Untuk semua akun yang termasuk dalam kelompok akun beban, jika akun tersebut bertambah nilainya maka dimasukkan di sisi debet, jika berkurang nilainya dimasukkan di dalam sisi kredit.

 Untuk semua akun yang termasuk dalam kelompok akun prive/ deviden, jika akun tersebut bertambah nilainya maka dimasukkan di sisi debet, jika berkurang nilainya dimasukkan di dalam sisi kredit.
Agar lebih jelas bagaimana mencatat transaksi ke dalam jurnal, berikut disajikan langsung dengan contoh kasus.
1) Pada tanggal 1 Januari 2007 Jojo memulai usaha penerbitan dengan menyetor modal sebesar Rp 4.550.000. Modal tersebut dibelikan bangunan Rp 2.500.000, perlengkapan kantor Rp 1.300.000 sisanya dalam bentuk kas Rp 750.000

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
Keterangan: transaksi ini di satu sisi menambah aset yaitu kas, perlengkapan kantor dan bangunan. Di sisi lain menambah perkiraan modal Bapak Jojo. Perkiraan asset dicatat di sebelah debit, sedangkan modal dicatat di sebelah kredit.

2) Tanggal 5 Januari 2007 membeli peralatan kantor seharga Rp130.000, tunai.

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
Keterangan: transaksi ini mempengaruhi dua perkiraan asset yaitu kas dan peralatan kantor. Peralatan kantor bertambah sehingga dicatat di sebelah kredit. Sedangkan perkiraan kas berkurang sehingga dicatat di sebelah kredit.

3) Tanggal 8 Januari membeli perlengkapan kantor seharga 500.000 kepada CV Sumber Waras secara kredit.

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
Keterangan: transaksi ini merupakan pembelian kredit sehingga menambah perkiraan hutang dagang. Bertambahnya perkiraan hutang dagang yang merupakan kelompok kewajiban, dicatat di sebelah kredit. Sedangkan perlengkapan kantor yang merupakan kelompok asset, dicatat di sebelah debit karena ada penambahan.

4) Tanggal 12 Januari membebankan jasa kepada langganan secara kredit dengan nilai Rp 850.000

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
Keterangan: transaksi ini merupakan pendapatan jasa kredit. Bila terjadi transaksi seperti ini, maka akan berpengaruh terhadap perkiraan piutang dagang dan perkiraan pendapatan atau penjualan. Piutang bertambah di sebelah debit sedangkan pendapatan bertambah di sebelah kredit.

5) Tanggal 13 Januari dibayar asuransi untuk 6 bulan ke depan sebesar Rp 120.000

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
Keterangan: asuransi sebenarnya merupakan biaya. Namun, dalam kasus ini, biaya tersebut mempunyai masa manfaat melebihi periode akuntansi (6 bulan). Bila terjadi hal seperti itu, maka biaya asuransi dicatat pada perkiraan Asuransi Dibayar Dimuka (prepaid expense) yang merupakan kelompok asset.

Bertambahnya aset dicatat di sebelah debit. Transaksi ini juga berpengaruh terhadap kas, yang berkurang karena ada pembayaran. Kas berkurang dicatat di sebelah kredit. Jika asuransi tersebut hanya untuk bulan Januari, maka langsung dicatat sebagai beban sewa.

6) Tanggal 14 Januari membayar beban iklan sebesar Rp 135.000 secara tunai.

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
Keterangan: transaksi ini adalah pembayaran kas untuk beban iklan. Beban bertambah di sebelah debit sedangkan kas berkurang di sebelah kredit.

7) Tanggal 16 Januari membayar sewa kendaraan untuk 3 bulan ke depan sebesar Rp 150.000.

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
Keterangan: transaksi ini hampir sama dengan transaksi tanggal 13, pembayaran asuransi dibayar dimuka. Sewa juga sebenarnya merupakan beban, tetapi karena masa manfaatnya untuk 3 bulan, maka dicatat sebagai sewa dibayar dimuka (prepaid rent) yang merupakan kelompok asset.

8) Tanggal 17 Januari menerima pembayaran dari penjualan tanggal 12 Januari.

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
Keterangan: transaksi ini merupakan penerimaan piutang dagang. Artinya perkiraan piutang dagang berkurang sedangkan perkiraan kas bertambah. Kas dicatat di sebelah debit sedangkan piutang di sebelah kredit.

9) Tanggal 18 Januari membayar hutang dagang untuk transaksi tanggal 8 Januari sebesar Rp 500.000

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
Keterangan: transaksi ini merupakan pembayaran hutang dagang. Artinya hutang dagang berkurang sedangkan kas juga berkurang. Hutang dagang berkurang dicatat di sebelah debit. Sedangkan kas berkurang dicatat di sebelah kredit.

10) Tanggal 18 Januari membebankan kepada langganan atas jasa yang diberikan sebesar Rp750.000 secara tunai.

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
Keterangan: transaksi ini merupakan penjualan tunai. Penjualan (pendapatan) dicatat di sebelah kredit karena bertambah. Sedangkan kas dicatat di sebelah kredit karena bertambah juga. Jurnal secara lengkap adalah sebagai berikut:

Jurnal Umum

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02

B. Keterampilan yang diperlukan dalam mencatat dokumen sumber ke dalam jurnal
1. Menetapkan otorisasi pihak yang berwenang sesuai kebijakan dan prosedur perusahaan
2. Mencatat dokumen sumber ke akun dengan tepat dan akurat
3. Mencatat jurnal sesuai dengan standar yang ditetapkan
C. Sikap kerja
1. Harus cermat dan teliti dalam mencatat dokumen sumber.
2. Berpikir analitis dalam menetapkan akun untuk mencatat jurnal.
3. Taat asas dalam mengaplikasikan standar dan prosedur perusahaan.

 

MENGARSIPKAN DOKUMEN SUMBER DAN PENDUKUNG

A. Pengetahuan yang diperlukan untuk mengarsipkan dokumen sumber dan pendukung
Tahap selanjutnya setelah mencatat dokumen ke dalam jurnal adalah mendokumentasikan bukti-bukti transaksi dan jurnal tersebut pada odner untuk diurutkan sesuai tanggal transaksi kemudian disimpan dalam odner.
Alat- alat yang digunakan untuk mengarsip jurnal adalah sebagai berikut:
1. Odner, digunakan untuk mengarsip dokumen sumber dan jurnal umum
2. Guide/pembatas, digunakan untuk mengelompokkan jurnal setiap bulan
3. Perforator, digunakan untuk melubangi formulir jurnal dan dokumen sumber agar dapat disimpan di dalam odner.
4. Stapler, digunakan untuk menyatukan jurnal dengan dokumen sumber sebagai lampiran dibelakang jurnal.
5. Formulir jurnal, digunakan untuk mencatat transaksi yang terjadi

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02
MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02

Langkah-langkah mengarsipkan jurnal dan dokumen sumber adalah sebagai berikut:
1. Cek dokumen sumber.
2. Catatlah transaksi sesuai dengan dokumen sumber ke formulir jurnal umum, dan dokumen sumber distapler dibelakang jurnal sebagai lampiran jurnal.
3. Siapkan odner untuk mengarsipkan jurnal, dan guide/pembatas dengan tulisan bulan dan tahun sesuai transaksi yang terjadi.
4. Tulis pada odner “Jurnal umum” dan tahun sebagai judul.
5. Beri lubang pada sisi kiri formulir jurnal dan dokumen sumbernya menggunakan perforator.
6. Masukkan dan susunlah jurnal ke dalam odner sesuai urutan tanggal transaksi (kronologis), dengan posisi transaksi yang lama dibawah dan transaksi terbaru diatas atau transaksi tanggal 1 di bawah dan transaksi tanggal 30/31 diatas pada setiap bulannya.
B. Keterampilan yang diperlukan untuk mengarsipkan dokumen sumber dan pendukung

1. Menyiapkan peralatan yang diperlukan untuk menyimpan dokumen sumber dan dokumen pendukung.
2. Menyimpan dokumen sumber dan dokumen pendukung dengan benar.
3. Menelusuri penyimpanan dokumen sumber dan dokumen pendukung.
C. Sikap kerja
1. Harus cermat dalam memilih peralatan untuk menyimpan dokumen.
2. Harus cermat dan teliti dalam menyimpan dokumen sesuai kronologis transaksi.
3. taat asas dalam mengaplikasikan cara menyimpan dokumen.

MEMPROSES ENTRI JURNAL M.692000.007.02

 

Baca Juga :

Category Bisnis & Manajemen

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *