{"id":237,"date":"2024-05-02T06:51:21","date_gmt":"2024-05-02T06:51:21","guid":{"rendered":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237"},"modified":"2024-05-02T07:52:53","modified_gmt":"2024-05-02T07:52:53","slug":"menyajikan-laporan-harga-pokok-produk-m-692000-016-02","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237","title":{"rendered":"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02"},"content":{"rendered":"<h3><a href=\"https:\/\/abruptalertness.com\/y0rc67k1?key=0258067b18fee3f524820e547a251632\">Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02<\/a><\/h3>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>MENGKOMPILASI BIAYA PRODUK<\/strong><\/p>\n<p><strong>A. Pengetahuan yang diperlukan dalam mengkompilasi biaya produk<\/strong><\/p>\n<p>Biaya produksi adalah biaya yang dibebankan dalam proses produksi selama suatu periode. Unsur-unsur biaya produksi dapat dimulai dengan menghubungkan biaya ke tahap yang berbeda dalam operasi suatu bisnis, total biaya produksi atas dua elemen : Biaya manufaktur dan biaya komersial. Biaya manufaktur dapat disebut juga biaya produksi atau biaya pabrik biasanya didefinisikan sebagai jumlah dari tiga elemen biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan overhead pabrik. Bahan baku dan tenaga kerja keduanya adalah biaya konversi. Berikut adalah biaya-biaya yang digunakan dalam proses produksi: <br \/>\n1. Biaya Bahan Baku (BBB) <br \/>\nBiaya ini timbul karena pemakaian bahan. Biaya bahan baku merupakan harga pokok bahan yang dipakai dalam produksi untuk membuat barang, dan merupakan bagian dari harga pokok barang jadi yang akan dibuat. Membukukan penggunaan biaya bahan baku yang digunakan dalam proses produksi artinya harus menghitung mutasi persediaan bahan baku yang terjadi selama proses produksi. Unsur-unsur biaya bahan baku yang digunakan dalam proses produksi antara lain: persediaan awal, pembelian bahan baku, retur pembelian dan pengurangan harga, biaya angkut masuk, serta persediaan <br \/>\nakhir.<\/p>\n<p>Perhitungan yang dilakukan untuk membukukan bahan baku yang digunakan selama proses produksi adalah sebagai berikut: <br \/>\nPersediaan awal bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. xxxxx <br \/>\nPembelian bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <br \/>\nBiaya angkut masuk\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <span style=\"color: #000000;\">Rp.xxxxx\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 _______ +<\/p>\n<p>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <br \/>\nRetur pembelian dan pengurangan harga\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx \u2013 <br \/>\nPembelian bersih\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx<\/p>\n<p>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0_______ +<\/p>\n<p>Persediaan bahan baku untuk produksi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx<\/p>\n<p>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 _______ &#8211;<\/p>\n<p>Persediaan akhir bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx <br \/>\nBahan baku yang digunakan dalam produksi Rp.xxxxx <br \/>\nJurnal untuk mencatat penggunaan bahan baku yang dipakai dalam proses produksi adalah sebagai berikut: <br \/>\nBarang dalam proses (BDP) \u2013 Biaya Bahan Baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx <br \/>\nPersediaan Bahan Baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx<\/p>\n<p>2. Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL) <br \/>\nBiaya ini timbul karena pemakaian tenaga kerja yang dipergunakan untuk mengelolah bahan menjadi barang jadi. Biaya tenaga kerja langsung merupakan gaji dan upah yang diberikan tenaga kerja yang terlibat langsung dalam pengolahan barang.<\/p>\n<p>3. Biaya Overhead Pabrik (BOP) <br \/>\nBiaya ini timbul terutama karena pemakaian fasilitas untuk mengolah barang berupa mesin, alat-alat, tempat kerja dan kemudahan lain. Dalam kenyataanya dan sesuai dengan label biaya tersebut, kemudian biaya overhead pabrik adalah semua biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung. Jenis-jenis Biaya Overhead Pabrik antaralain: <br \/>\n\uf0b7 Biaya bahan penolong <br \/>\nAdalah biaya bahan yang digunakan untuk membantu penyelesaian suatu produk yang jumlahnya relative kecil. Misalnya lem dalam perusahaan percetakan, pernis dan paku dalam perusahaan mebel. <br \/>\n\uf0b7 Biaya tenaga kerja tak langsung <br \/>\nAdalah upah yang dibayarkan kepada karyawan pabrik secara ini antara lain upah pisik tidak berhubungan dengan proses pembuatan produk. Termasuk dalam kelompok ini antara lain upah mandor, gaji manager produksi, gaji pegawai administrasi pabrik. <br \/>\n\uf0b7 Biaya penyusutan aktiva tetap pabrik <br \/>\nAdalah biaya penyusutan atas aktiva tetap yang dipergunakan di pabrik untuk penyelesaian produk baik secara lansung maupun tidak langsung, misalnya biaya penyusutan gedung pabrik, mesin-mesin, kendaraan pabrik<\/p>\n<p>\uf0b7 Biaya reparasi dan pemeliharaan aktiva tetap pabrik <br \/>\nAdalah biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan dan perawatan mesin, gedung pabrik dan peralatan pabrik lainnya. <br \/>\n\uf0b7 Biaya asuransi <br \/>\nAdalah biaya yang dikeluarkan untuk menmbagi resiko yang terjadi dalam proses produksi, biaya asuransi gedung pabrik, biaya asuransi karyawan pabrik. <br \/>\n\uf0b7 Biaya-biaya yang timbul karena penggunaan jasa pihak lain <br \/>\nAdalah biaya-biaya yang timbul karena penggunaan jasa pihak lain guna penyelesaian dan kelancaran proses produksi, misalnya biaya listrik dan air untuk keperluan pabrik. <br \/>\n\uf0b7 Biaya-biaya yang terjadi di departemen pembantu <br \/>\nDalam perusahaan yang memiliki departemen pembantu, misalnya departemen bengkel atau pembangkit tenaga listrik, maka semua biaya yang terjadi di departemen pembantu tersebut diperlakukan sebagai biaya overhead pabrik.<\/p>\n<p>Berdasarkan fungsi pokoknya biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung disebut biaya primer (primer cost) sedangkan biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik disebut biaya konversi (conversition cost), untuk lebih jelasnya perhatikan diagram berikutini :<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-238 aligncenter\" src=\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1.jpg\" alt=\"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02\" width=\"573\" height=\"186\" srcset=\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1.jpg 573w, https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-300x97.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 573px) 100vw, 573px\" \/><\/p>\n<p>Biaya Utama atau Prime Cost adalah penjumlahan antara biaya bahan dengan biaya tenaga kerja langsung. Menjadi utama karena kedua biaya tersebut menjadi ujung tombak dalam biaya produksi. Sedangkan Biaya Konversi atau Conversion Cost adalah penjumlahan antara biaya tenaga kerja langsung dengan biaya overhead pabrik. Dinamakan sebagai biaya konversi karena merubah bentuk dari bahan langsung dikonversi menjadi barang jadi.<\/p>\n<p><strong>B. Ketrampilan yang dilakukan dalam mengkompilasi biaya produk adalah sebagai berikut:<\/strong> <br \/>\n\uf0b7 Mengambil data biaya produk dari data base sistem yang ada <br \/>\n\uf0b7 Mengklasifikasikan data biaya produk secara sistematis dan mencek ketepatan dan reliabilitas sesuai dengan kebijakan dan prosedur perusahaan <br \/>\n\uf0b7 Memeroleh data produk dari seluruh seksi (departemen) <br \/>\n\uf0b7 Mengelompokkan jenis biaya sesuai SOP perusahaan<\/p>\n<p><strong>C. Sikap Kerja yang dilakukan dalam mengkompilasi biaya produk adalah <\/strong><br \/>\n<strong>sebagai berikut:<\/strong> <br \/>\nHarus bersikap cermat, teliti, akurat dan taat asassaat mengambil data biaya produk dari data base sistem yang ada, mengklasifikasikan data biaya produk secara sistematis dan mencek ketepatan dan reliabilitas sesuai dengan kebjakan dan prosedur perusahaan, memeroleh data produk dari seluruh seksi (departemen), dan mengelompokkan jenis biaya sesuai SOP perusahaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>MENGHITUNG PEMBEBANAN BIAYA<\/strong><\/p>\n<p><strong>A. Pengetahuan yang diperlukan dalam menghitung pembebanan biaya <\/strong><br \/>\n<strong>adalah sebagai berikut:<\/strong> <br \/>\nKegiatan perusahaan industri manufaktur terdiri dari pembelian bahan baku, proses <br \/>\nproduksi, dan penjualan barang jadi. Ada 2 sistem pencatatan akuntansi yang dapat digunakan untuk menghitung biaya produksi yaitu sistem fisik dan sistem terus menerus. <br \/>\n<strong>1. Sistem Fisik<\/strong> <br \/>\nDalam sistem fisik (periodik), penghitungan biaya produksi dilakukan secara periodik dengan melakukan pemeriksaan dan penghitungan persediaan bahan langsung, bahan penolong, barang dalam proses, dan barang jadi pada akhir periode. Sistem ini tidak melakukan pengumpulan biaya produksi secara khusus. Oleh sebab itu, perusahaan manufaktur berdasarkan pesanan yang menggunakan sistem ini tidak menerapkan akuntansi biaya. Untuk memahami penerapan sistem akuntansi fisik pada perusahaan manufaktur, perhatikan contoh berikut. <br \/>\n<strong>Contoh<\/strong> <br \/>\nBerikut adalah data persediaan pada PT Gemintang (bukan PKP) bulan Januari 2012, dengan pencatatan menggunakan sistem pencatatan fisik. <br \/>\n1. Data persediaan 1 Januari 2012 <br \/>\nBahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 41.500.000 <br \/>\nBarang dalam proses\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 33.750.000 <br \/>\nBarang jadi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 32.400.000 <br \/>\n2. Transaksi yang terjadi selama bulan Januari 2012 <br \/>\nPembelian bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 124.500.000 <br \/>\nSyarat pembayaran 2\/10, n\/30 <br \/>\n3. Pembayaran gaji dan upah langsung\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 33.250.000 <br \/>\nPembayaran gaji dan upah tak langsung\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.\u00a0 \u00a02.400.000 <br \/>\nBiaya produksi tak langsung\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 39.000.000 <br \/>\n4. Data persediaan 31 Januari 2012<\/p>\n<p>Bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 37.500.000 <br \/>\nBarang dalam proses\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 30.750.000 <br \/>\nBarang jadi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 29.500.000 <br \/>\nDiminta: <br \/>\nBuatlah jurnal untuk mencatat data tersebut. <br \/>\nJawab: <br \/>\na. Pembelian bahan baku <br \/>\nPada waktu terjadi pembelian bahan baku, dicatat dengan jurnal: <br \/>\nPembelian bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 124.500.000 <br \/>\nKas\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 124.500.000 <br \/>\nb. Pemakaian bahan baku <br \/>\nPemakaian bahan baku untuk proses produksi tidak perlu dijurnal, sehingga tidak perlu dicatat dalam akun buku besar. Tetapi untuk mengetahui jumlah pemakaian bahan baku dapat dihitung sebagai berikut: <br \/>\nPersediaan bahan baku awal\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.\u00a0 \u00a041.500.000 <br \/>\nPembelian bahan baku bersih\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 124.500.000<\/p>\n<p>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 _____________+<br \/>\nJumlah bahan baku siap diproduksi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 166.000.000 <br \/>\nPersediaan bahan baku (akhir)\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.\u00a0 \u00a037.500.000<\/p>\n<p>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 _____________ &#8211;<\/p>\n<p>Jumlah pemakaian bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 128.500.000 <br \/>\nc. Persediaan bahan baku awal <br \/>\nBila pada awal periode akuntansi terdapat saldo awal persediaan bahan baku, pada akhir periode saldo tersebut dipindahkan ke akun Ikhtisar Produksi melalui jurnal penyesuaian: <br \/>\nIkhtisar produksi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 41.500.000 <br \/>\nPersediaan bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 41.500.000 <br \/>\nd. Persediaan bahan baku akhir <br \/>\nBila pada akhir periode akuntansi terdapat persediaan bahan baku yang nilainya bisa diketahui atas dasar inventarisasi stock secara fisik, pada akhir periode akuntansi nilai persediaan tersebut dipindahakan ke akun Ikhtisar Produksi melalui jurnal penyesuaian: <br \/>\nPersediaan bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 37.500.000 <br \/>\nIkhtisar Produksi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 37.500.000<\/p>\n<p>e. Biaya tenaga kerja langsung <br \/>\nPembayaran biaya tenaga kerja langsung dicatat pada kolom debet. Pada akhir periode akuntansi, biaya tenaga kerja langsung dipindahkan ke akun Ikhtisar Produksi melalui jurnal penutup: <br \/>\nIkhtisar Produksi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 33.250.000 <br \/>\nBiaya tenaga kerja langsung\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 33.250.000 <br \/>\nf. Biaya produksi tak langsung lainnya <br \/>\nBiaya produksi tak langsung lainnya adalah biaya-biaya yang terjadi di pabrik selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. Biaya-biaya tersebut antara lain: biaya bahan penolong, biaya listrik, biaya penyusutan mesin, dan biaya asuransi pabrik. <br \/>\nBila sudah terjadi, biaya-biaya tersebut dikumpulkan dalam akun Biaya Produksi Tak Langsung atau dikumpulkan pada masing-masing jenis biaya produksi tak langsung. Pada akhir periode akuntansi, biaya produksi tak langsung lainnya dipindahkan ke akun ikhtisar produksi melalui jurnal penutup: <br \/>\nIkhtisar Produksi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx <br \/>\nBiaya Bahan Penolong\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx\u00a0<br \/>\nBiaya Penyusutan Mesin\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx <br \/>\nBiaya Asuransi Pabrik\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <br \/>\nTetapi, bila biaya produksi tak langsung tersebut (pada waktu terjadi biaya) sudah dicatat dalam akun biaya produksi tak langsung, maka jurnal penutup yang harus dibuat adalah sebagai berikut: <br \/>\nIkhtisar Produksi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 39.000.000 <br \/>\nBiaya produksi tak langsung\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 39.000.000 <br \/>\ng. Barang dalam proses <br \/>\nJika pada awal periode akuntansi terdapat saldo awal akun barang dalam proses disebelah debet, pada akhir periode akuntansi saldo tersebut dipindahkan ke akun ikhtisar produksi melalui jurnal penyesuaian sebagai berikut: <br \/>\nIkhtisar produksi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 33.750.000 <br \/>\nPersediaan barang dalam proses\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 33.750.000<\/p>\n<p>Bila pada akhir periode akuntansi (setelah diadakan inventarisasi stok secara fisik) ternyata terdapat persediaan barang dalam proses akhir, maka persediaan barang dalam proses akhir tersebut dipindahkan ke akun ikhtisar produksi melalui jurnal penyesuaian sebagai berikut: <br \/>\nPersediaan barang dalam proses\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 30.750.000 <br \/>\nIkhtisar Produksi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 30.750.000 <br \/>\nh. Produk Jadi <br \/>\nProduk yang telah selesai dikerjakan dan dipindahkan ke gudang, tidak perlu dijurnal. Hal ini disebabkan karena saat terjadi biaya produksi, biaya tersebut sudah dikumpulkan dalam akun Ikhtisar Produksi. <br \/>\ni. Penjualan produk jadi <br \/>\nProduk yang telah siap dijual harus dicatat pada jurnal dengan mendebet akun kas\/piutang dagang serta mengkredit akun penjualan dan akun PPN Keluaran melalui jurnal sebagai berikut: <br \/>\nKas\/piutang dagang\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx <br \/>\nPenjualan\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <br \/>\nPPN Keluaran (10%)\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <\/p>\n<p><strong>2. Sistem Terus Menerus<\/strong> <br \/>\nDalam sistem terus menerus (perpetual), perhitungan biaya produksi dilakukan secara terus menerus sehingga biaya produksi yang terjadi dapat diketahui setiap saat. Perubahan atas pembelian maupun pemakaian persediaan bahan baku, bahan penolong, barang dalam proses, dan barang jadi dicatat terus menerus dan selalu menunjukkan posisi terakhir. Perusahaan yang menggunakan sistem perpetual dapat dikatakan telah menerapkan akuntansi biaya. Sesuai dengan kegiatan perusahaan manufaktur yang telah disebutkan sebelumnya, proses akuntansi biaya pada perusahaan manufaktur adalah sebagai berikut: <br \/>\n<strong>a) Akuntansi pembelian bahan baku<\/strong> <br \/>\nPada saat pembelian bahan baku, dicatat dalam jurnal umum dengan mendebet akun persediaan bahan baku dan mengkredit akun utang dagang (bila pembelian secara kredit) atau kas (bila pembelian secara tunai), dan akun PPN masukan. Bentuk jurnalnya sebagai berikut: <br \/>\nPersediaan bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx <br \/>\nUtang dagang\/kas\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <br \/>\nPPN Masukan (10%)\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <br \/>\nJika pembelian bahan baku sering dilakukan, transaksi atas pembelian bahan baku sebaiknya dibuatkan jurnal khusus. <br \/>\n<strong>Contoh<\/strong> <br \/>\nBerikut adalah data persediaan pada PT. Siomi pada bulan Januari 2012. <br \/>\na. Data persediaan 1 Januari 2012 <br \/>\nBahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.\u00a0 41.500.000 <br \/>\nBarang dalam proses\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.\u00a0 33.750.000 <br \/>\nBarang jadi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.\u00a0 32.400.000 <br \/>\nb. Transaksi yang terjadi selama bulan Januari 2012 <br \/>\nPembelian bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 124.500.000 <br \/>\nSyarat pembayaran 2\/10, n\/30 <br \/>\nc. Pembayaran gaji dan upah langsung\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.\u00a0 \u00a033.250.000 <br \/>\nPembayaran gaji dan upah tak langsung\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.\u00a0 \u00a0 \u00a02.400.000 <br \/>\nd. Data persediaan 31 Januari 2012 <br \/>\nBahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 37.500.000 <br \/>\nBarang dalam proses\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 30.750.000 <br \/>\nBarang jadi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 29.500.000 <br \/>\nDiminta: <br \/>\nBuatlah jurnal atas pembelian bahan baku. <br \/>\nJawab: <br \/>\nPersediaan bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 136.950.000 <br \/>\nKas\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.124.500.000 <br \/>\nPPN Masukan (10%)\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 12.450.000<\/p>\n<p><strong>b) Retur pembelian bahan baku<\/strong> <br \/>\nRetur pembelian bahan baku dilakukan bila sebagian bahan baku yang sudah dibeli ternyata tidak sesuai dengan pesanan\/rusak sehingga harus dikembalikan. Jika terjadi hal yang demikian, dicatat melalui jurnal dengan mendebet akun kas\/utang dagang serta mengkredit akun persediaan bahan baku dan PPN masukan sebesar bahan baku yang dikembalikan. Bentuk jurnalnya adalah sebagai berikut: <br \/>\nKas\/utang dagang\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <br \/>\nPersediaan bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <br \/>\nPPN masukan\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx<\/p>\n<p><strong>c) Akuntansi pemakaian bahan baku<\/strong> <br \/>\nAkuntansi pemakaian bahan baku dipergunakan bila bahan baku yang dibeli akan digunakan dalam pembuatan produk. Hal yang demikian dicatat melalui jurnal dengan mendebet akun biaya dalam proses (BDP) \u2013 biaya bahan baku (BBB) dan mengkredit akun persediaan bahan baku sebesar bahan baku yang dicapai. <br \/>\nBerdasarkan data pada PT. Siomi di atas, pencatatan akuntansi pemakaian <br \/>\nbahan baku adalah sebagai berikut: <br \/>\nBDP-BBB\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 128.500.000 <br \/>\nPersediaan bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 128.500.000<\/p>\n<p><strong>d) Akuntansi biaya tenaga kerja langsung<\/strong> <br \/>\nTerjadinya pembayaran biaya tenaga kerja langsung selama proses produksi dikumpulkan dalam akun barang dalam proses (BDP) \u2013 biaya tenaga kerja langsung (BTKL). Untuk mengetahui besarnya biaya tenaga kerja, bisa dilihat dari catatan daftar upah dan gaji pada periode tertentu (misalnya setiap 1 minggu), kemudian dicatat dengan jurnal sebagai berikut: <br \/>\nGaji dan upah\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. xxxxx <br \/>\nUtang gaji dan upah\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. xxxxx <br \/>\nGaji dan upah tersebut bila dibayar harus dicatat dengan jurnal sebagai berikut: <br \/>\nUtang gaji dan upah\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. xxxxx <br \/>\nKas\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. xxxxx <br \/>\nUtang PPH Ps. 21 (5%)\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. xxxxx<\/p>\n<p>Gaji dan upah yang sudah dibayar menjadi beban produksi dicatat dengan mendebet akun barang dalam proses (BDP) \u2013 biaya tenaga kerja langsung (BTKL) dan mengkredit akun gaji dan upah. <br \/>\nBDP \u2013 BTKL\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <br \/>\nGaji dan upah\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. xxxxx <br \/>\n<strong>Contoh<\/strong> <br \/>\nBerikut data biaya produksi PT. Denta tahun 2012 <br \/>\nDibayar biaya produksi: <br \/>\nBiaya tenaga kerja langsung\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 33.250.000 <br \/>\nBiaya tenaga kerja tak langsung\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.\u00a0 \u00a0 6.500.000 <br \/>\nBerbagai macam biaya produksi tak langsung\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 32.500.000 <br \/>\nDiminta: <br \/>\nBuatlah jurnal untuk mencatat biaya tenaga kerja langsung. <br \/>\nJawab: <br \/>\nGaji dan upah\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.33.250.000 <br \/>\nUtang gaji dan upah\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 33.250.000 <br \/>\nUtang gaji dan upah\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 33.250.000 <br \/>\nKas\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 31.587.500 <br \/>\nUtang PPh pasal 21 (5%)\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.\u00a0 \u00a01.662.500 <br \/>\nGaji dan upah yang sudah dibayar menjadi beban produksi, dan dicatat dengan jurnal barang dalam proses \u2013 biaya tenaga kerja langsung. <br \/>\nBDP \u2013 BTKL\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 33.250.000 <br \/>\nGaji dan upah\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 33.250.000<\/p>\n<p><strong>e) Akuntansi biaya produksi tak langsung\/ biaya overhead pabrik (BOP)<\/strong> <br \/>\nPemakaian biaya produksi tak langsung digunakan pada: <br \/>\n\uf0b7 Upah tak langsung <br \/>\n\uf0b7 Pemakaian bahan penolong <br \/>\n\uf0b7 Biaya penyusutan mesin <br \/>\n\uf0b7 Biaya penyusutan gedung pabrik dan lain-lain<\/p>\n<p>Sebelum dibebankan kepada produk, biaya-biaya tersebut dikumpulkan dan dicatat pada akun Biaya Overhead Pabrik (BOP). Dengan demikian, biaya produksi tak langsung yang sesungguhnya terjadi akan merupakan elemen harga pokok produksi. <br \/>\nBiaya produksi tak langsung yang sesungguhnya dicatat dalam jurnal dengan mendebet akun Biaya Overhead Pabrik dan mengkredit akun Berbagai Akun Dikredit (bila unsur biaya produksi tak langsung tidak diketahui jenisnya). Tetapi jika BOP yang sesungguhnya diketahui jenisnya, maka jurnal dibuat dengan mendebet akun BOP dan mengkredit setiap jenis BOP tersebut. <br \/>\na. Bila jenis BOP tidak diketahui, jurnalnya adalah sebagai berikut: <br \/>\nBOP\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. xxxxx <br \/>\nBerbagai akun dikredit\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. xxxxx <br \/>\nb. Bila setiap jenis BOP diketahui dari: <br \/>\n1) Biaya bahan penolong <br \/>\n2) Biaya penyusutan gedung pabrik <br \/>\n3) Biaya penyusutan mesin <br \/>\n4) Biaya asuransi gedung pabrik <br \/>\nBentuk jurnalnya adalah: <br \/>\nBOP\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. xxxxx <br \/>\nBiaya bahan penolong\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. xxxxx <br \/>\nBiaya penyusutan gedung pabrik\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. xxxxx <br \/>\nBiaya penyusutan mesin\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. xxxxx <br \/>\nBiaya asuransi gedung pabrik\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. xxxxx <br \/>\n<strong>Contoh<\/strong> <br \/>\nBerdasarkan data biaya produksi PT. Denta, jurnal bila BOP dibebankan kepada produk adalah sebagai berikut: <br \/>\nBDP-BOP\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 39.000.000 <br \/>\nBOP yang dibebankan\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 39.000.000<\/p>\n<p><strong>f) Akuntansi produk jadi<\/strong> <br \/>\nProduk yang sudah selesai diproses dipindahkan ke gudang produk jadi. Pemindahan produk jadi dari bagian produksi ke bagian gudang produk jadi harus dicatat dengan jurnal sebagai berikut: <br \/>\nPersediaan produk jadi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. xxxxx <br \/>\nBDP \u2013 BBB\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. xxxxx <br \/>\nBDP \u2013 BTK\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. xxxxx <br \/>\nBDP \u2013 BOP\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. xxxxx <br \/>\nTerkadang pada akhir periode akuntansi terdapat produk yang belum selesai (masih dalam proses). Produk yang masih dalam proses pada akhir periode merupakan persediaan produk dalam proses akhir. Persediaan produk dalam proses akhir harus dicatat dengan jurnal sebagai berikut: <br \/>\nPersediaan barang dalam proses\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. xxxxx <br \/>\nBDP \u2013 BBB\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. xxxxx <br \/>\nBDP \u2013 BTKL\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. xxxxx <br \/>\nBDP \u2013 BOP\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. xxxxx<\/p>\n<p><strong>g) Akuntansi penjualan produk jadi<\/strong> <br \/>\nPenjualan produk jadi dicatat dengan mendebet akun kas (bila penjualan dilakukan secara tunai) atau piutang dagang (bila penjualan dilakukan secara kredit), dan mengkredit akun penjualan. Dengan dijualnya produk jadi, berarti persediaan produk jadi berkurang. Produk jadi yang dijual harus diketahui berapa harga pokoknya. Untuk mengetahui harga pokok produk jadi yang dijual, dapat diketahui dengan perhitungan sebagai berikut: <br \/>\nPersediaan produk jadi (awal)\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <br \/>\nHarga pokok produksi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <br \/>\nJumlah produk jadi siap dijual\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx <br \/>\nPersediaan produk jadi (akhir)\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0________ &#8211;<br \/>\nHarga pokok produk jadi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <br \/>\nProduk jadi yang sudah laku dijual, dicatat dengan jurnal sebagai berikut: <br \/>\nKas\/piutang dagang\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx <br \/>\nPenjualan\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx<\/p>\n<p>Harga pokok penjualan\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx <br \/>\nPersediaan produk jadi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx <br \/>\n<strong>Contoh<\/strong> <br \/>\nBerikut adalah data PT. Gojigo yang menggunakan sistem perpetual: <br \/>\na. Data persediaan 1 Januari 2012 <br \/>\nBahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 85.000.000 <br \/>\nBarang dalam proses\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 57.000.000 <br \/>\nProduk jadi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 45.500.000 <br \/>\nb. Transaksi yang terjadi selama bulan Januari 2012 <br \/>\n\uf0b7 Dibeli bahan seharga Rp. 250.000.000 ditambah PPN 10% dengan syarat pembayaran 3\/10, n\/60. <br \/>\n\uf0b7 Dikembalikan bahan yang dibeli seharga Rp. 5.000.000 (belum ditambah PPN 10%) karena tidak sesuai pesanan. <br \/>\n\uf0b7 Dibayar biaya angkut pembelian sebesar Rp. 1.000.000 <br \/>\n\uf0b7 Dibayar sebagaian utang atas pembelian bahan sebesar Rp.75.000.000 dengan mendapat potongan 3%. <br \/>\n\uf0b7 Dibayar biaya produksi selama bulan Januari 2011: <br \/>\nBiaya tenaga kerja langsung\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 45.000.000 <br \/>\nBiaya tenaga kerja tak langsung\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.\u00a0 \u00a0 2.500.000 <br \/>\n\uf0b7 Dibayar biaya produksi tak langsung bulan Januari 2011: <br \/>\nBiaya listrik\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.\u00a0 \u00a0 1.500.000 <br \/>\nBiaya reparasi mesin\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.\u00a0 \u00a0 1.250.000 <br \/>\nBiaya asuransi pabrik yang menjadi beban bulan Januari 2011 sebesar Rp. 2.000.000. pada saat membayar dicatat sebagai asuransi dibayar dimuka. <br \/>\nPenyusutan gedung pabrik\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 3.000.000 <br \/>\nPenyusutan mesin\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 4.000.000 <br \/>\nc. Pada tanggal 31 Januari 2012 terdapat persediaan: <br \/>\nBahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 70.000.000 <br \/>\nBarang dalam proses\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 50.000.000 <br \/>\nProduk jadi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 55.000.000 <br \/>\nDiminta:<\/p>\n<p>a. Buatlah jurnal atas transaksi selama bulan Januari 2012 <br \/>\nb. Buatlah jurnal pembebanan biaya produksi, jika BOP yang dibebankan sebesar 25% dari BTKL <br \/>\nJawab: <br \/>\na. Jurnal untuk bulan Januari 2012<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-239 aligncenter\" src=\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-1.jpg\" alt=\"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02\" width=\"622\" height=\"582\" srcset=\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-1.jpg 622w, https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-1-300x281.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 622px) 100vw, 622px\" \/><\/p>\n<p>b. Jurnal pembebanan biaya produksi <br \/>\n1) BDP-Biaya Bahan Baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 139.700.000 <br \/>\nPersediaan bahan baku\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 139.700.000 <br \/>\nCatatan: asumsi pemakaian bahan baku sebesar Rp. 139.700.000 <br \/>\n2) BDP-Biaya tenaga kerja\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.\u00a0 \u00a045.000.000 <br \/>\nGaji dan upah\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 45.000.000<\/p>\n<p>3) Biaya overhead pabrik\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 14.250.000 <br \/>\nGaji dan upah tak langsung\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 2.500.000 <br \/>\nBiaya asuransi pabrik\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 2.000.000 <br \/>\nPenyusutan gedung pabrik\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 3.000.000 <br \/>\nPenyusutan mesin\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 4.000.000 <br \/>\nBiaya listrik\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 1.500.000 <br \/>\nBiaya reparasi mesin\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 1.250.000 <br \/>\nBDP-BOP\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 14.250.000 <br \/>\nBOP dibebankan\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 14.250.000 <br \/>\nBOP dibebankan\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 14.250.000 <br \/>\nBOP sesungguhnya\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp. 14.250.000 <br \/>\n4) Persediaan produk jadi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 198.950.000 <br \/>\nBDP-BBB\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 139.700.000 <br \/>\nBDP-BTKL\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 45.000.000 <br \/>\nBDP-BOP\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp. 14.250.000<\/p>\n<p><strong>B. Keterampilan yang dilakukan dalam menghitung pembebanan biaya adalah sebagai berikut:<\/strong> <br \/>\n\uf0b7 Menghitung pembebanan biaya produksi kepada produk <br \/>\n\uf0b7 Menyiapkan jurnal pembebanan biaya<\/p>\n<p><strong>C. Sikap yang harus dilakukan waktu menghitung pembebanan biaya yaitu:<\/strong> <br \/>\nHarus bersikap cermat, teliti dan taat asas waktu menghitung pembebanan biaya produksi kepada produk dan menyiapkan jurnal pembebanan biaya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>MENYAJIKAN LAPORAN HARGA POKOK PRODUK<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>A. Pengetahuan yang diperlukan dalam menyajikan laporan harga pokok produk adalah sebagai berikut:<\/strong> <br \/>\nBerikut adalah format yang dapat digunakan dalam menyajikan laporan harga pokok produk: <br \/>\n\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 (Nama Perusahaan) <br \/>\n\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Harga Pokok Produk Jadi <br \/>\n\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Untuk Periode yang Berakhir&#8230;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-240 aligncenter\" src=\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-2.jpg\" alt=\"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02\" width=\"603\" height=\"642\" srcset=\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-2.jpg 603w, https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-2-282x300.jpg 282w\" sizes=\"(max-width: 603px) 100vw, 603px\" \/><\/p>\n<p><strong>Jumlah barang dalam proses<\/strong>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx <br \/>\n(Dikurangi) <br \/>\n<strong>Persediaan barang dalam proses (akhir)<\/strong>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Rp.xxxxx\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 _______ &#8211;<br \/>\n<strong>Harga pokok produk jadi<\/strong>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rp.xxxxx<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>B. Keterampilan yang dilakukan dalam menyajikan laporan harga pokok produk adalah sebagai berikut:<\/strong> <br \/>\n\uf0b7 Menyesuaikan format dan struktur laporan harga pokok produk sesuai dengan kebutuhan manajemen <br \/>\n\uf0b7 Menyajikan laporan harga pokok produk sesuai standar operasional perusahaan<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>C. Sikap kerja yang harus dilakukan waktu menyajikan laporan harga pokok produk yaitu:<\/strong> <br \/>\nHarus bersikap cermat, teliti, akurat, dan taat asas waktumenyesuaikan format dan struktur laporan harga pokok produk sesuai dengan kebutuhan manajemen dan menyajikan laporan harga pokok produk sesuai standar operasional perusahaan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-241 aligncenter\" src=\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-3.jpg\" alt=\"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02\" width=\"601\" height=\"575\" srcset=\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-3.jpg 601w, https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-3-300x287.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 601px) 100vw, 601px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong><\/p>\n<h1><a title=\"Category Bisnis &amp; Manajemen\" href=\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?cat=19\">Category Bisnis &amp; Manajemen<\/a><\/h1>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02 MENGKOMPILASI BIAYA PRODUK A. Pengetahuan yang diperlukan dalam mengkompilasi biaya produk Biaya produksi adalah biaya yang dibebankan dalam proses [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":242,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[29,59,44,31,30,68,26,25,67,66,58,65,32,57],"class_list":["post-237","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis-manajemen","tag-bisnis-manajemen","tag-buku-informasi","tag-kkni","tag-laporan","tag-laporan-tertulis","tag-m-692000-016-02","tag-membuat-laporan-tertulis","tag-membuat-laporan-tertulis-n-821100-006-01","tag-menyajikan-laporan-harga-pokok-produk","tag-menyajikan-laporan-harga-pokok-produk-m-692000-016-02","tag-pelatihan-kerja","tag-sertifikasi","tag-skkni","tag-uji-kompetensi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.3.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02 - Buku Informasi , Modul Belajar<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"MENGKOMPILASI BIAYA PRODUKA. Pengetahuan yang diperlukan dalam mengkompilasi biaya produkBiaya produksi adalah biaya yang dibebankan dalam\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02 - Buku Informasi , Modul Belajar\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MENGKOMPILASI BIAYA PRODUKA. Pengetahuan yang diperlukan dalam mengkompilasi biaya produkBiaya produksi adalah biaya yang dibebankan dalam\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Buku Informasi , Modul Belajar\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-02T06:51:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-02T07:52:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-4.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"890\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"18 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237\",\"url\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237\",\"name\":\"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02 - Buku Informasi , Modul Belajar\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-4.jpg\",\"datePublished\":\"2024-05-02T06:51:21+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-02T07:52:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/#\/schema\/person\/d9e8f4f4fcb9ef7fa4e28b9e9bc1101e\"},\"description\":\"MENGKOMPILASI BIAYA PRODUKA. Pengetahuan yang diperlukan dalam mengkompilasi biaya produkBiaya produksi adalah biaya yang dibebankan dalam\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-4.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-4.jpg\",\"width\":890,\"height\":594,\"caption\":\"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/\",\"name\":\"Info Seputar Anak Teknik\",\"description\":\"&quot;Scientia potentia est&quot; (pengetahuan adalah kekuatan)\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/#\/schema\/person\/d9e8f4f4fcb9ef7fa4e28b9e9bc1101e\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/05e191e6615004f3e1e40b9891796daf9e9d84bfa6785e8fa192dcc02c20e7ef?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/05e191e6615004f3e1e40b9891796daf9e9d84bfa6785e8fa192dcc02c20e7ef?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.anakteknik.pencarikerja.id\"],\"url\":\"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02 - Buku Informasi , Modul Belajar","description":"MENGKOMPILASI BIAYA PRODUKA. Pengetahuan yang diperlukan dalam mengkompilasi biaya produkBiaya produksi adalah biaya yang dibebankan dalam","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02 - Buku Informasi , Modul Belajar","og_description":"MENGKOMPILASI BIAYA PRODUKA. Pengetahuan yang diperlukan dalam mengkompilasi biaya produkBiaya produksi adalah biaya yang dibebankan dalam","og_url":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237","og_site_name":"Buku Informasi , Modul Belajar","article_published_time":"2024-05-02T06:51:21+00:00","article_modified_time":"2024-05-02T07:52:53+00:00","og_image":[{"width":890,"height":594,"url":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-4.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin","Estimasi waktu membaca":"18 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237","url":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237","name":"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02 - Buku Informasi , Modul Belajar","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-4.jpg","datePublished":"2024-05-02T06:51:21+00:00","dateModified":"2024-05-02T07:52:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/#\/schema\/person\/d9e8f4f4fcb9ef7fa4e28b9e9bc1101e"},"description":"MENGKOMPILASI BIAYA PRODUKA. Pengetahuan yang diperlukan dalam mengkompilasi biaya produkBiaya produksi adalah biaya yang dibebankan dalam","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237#primaryimage","url":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-4.jpg","contentUrl":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/1-1-4.jpg","width":890,"height":594,"caption":"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?p=237#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menyajikan Laporan Harga Pokok Produk M.692000.016.02"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/#website","url":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/","name":"Info Seputar Anak Teknik","description":"&quot;Scientia potentia est&quot; (pengetahuan adalah kekuatan)","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/#\/schema\/person\/d9e8f4f4fcb9ef7fa4e28b9e9bc1101e","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/05e191e6615004f3e1e40b9891796daf9e9d84bfa6785e8fa192dcc02c20e7ef?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/05e191e6615004f3e1e40b9891796daf9e9d84bfa6785e8fa192dcc02c20e7ef?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.anakteknik.pencarikerja.id"],"url":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/237","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=237"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/237\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":248,"href":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/237\/revisions\/248"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/242"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=237"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=237"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukuinformasi.pencarikerja.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=237"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}